tugas ilmu budya dasar part 1

Tugas soft skill (1)

Kebiasaan yang agak aneh di lingkungan

Bahasa ”alay”

Pada kesempatan dalam rangkaian tugas mata kuliah soft skill kali ini, saya akan membahas tentang pengaruh bahasa-bahasa yang digunakan umumnya pada masa generasi remaja saat ini,  yang banyak di gunakan sebagai alat komunikasi  yang agak bisa di bilang aneh , menggelikan , dan ada sedikit unsur keunikan tersendiri , tapi tidak luput pula dari unsur kekurangan- kekurangannya.

baik saya akan membahas dan mengupas sedikit  tentang bahasa alay, apa sih bahasa alay itu ? , bahasa yg pada umumnya merubah sedikit bunyi kata atau kalimat yang agak di buat berbeda dan agak sedikit terdengar unik dan aneh (menurut saya) , menyingkat kata-kata atau mengganti beberapa huruf yang dipakai menjadi nomor yang apabila di gabungkan terbentuk sebuah kalimat .

beberapa contoh bahasa alay :

  1. bila dari segi kata atau kalimat-kalimat yang dibuat agak berbeda bunyi kalimat atau kata-katanya.
    1. serius         menjadi > ciyuuuuuss         3.   Demi apa      menjadi > miapa
    2. siapa          menjadi > ciapa

agak unik bukan ? saya pun terkadang bingung andaikata ada kalimat atau kata-kata yang baru dari bahasa alay tersebut,  kita juga bisa lihat untuk contoh yang merupakan bagian bahasa alay dari segi beberapa huruf yang di ubah beberapa menjadi angka , namun sedikit kurang mengurangi pemahaman si pembaca.

  1. Dari segi kalimat atau huruf yang dirubah menjadi angka
    1. Berapa       menjadi >  b3r4p4               3.  Selamanya      menjadi > s3l4m4ny4
    2. Apa kabar menjadi >  ap4 k4b4r
  1. Dari segi kata yang sengaja di singkat-singkat
    1. Bagaimana kabarnya ?      menjadi >  Gmn  kbrna ?
    2. Ada apa di sana ?              menjadi >   d pa dsn ?

Bagaimana unik bukan ?   pusing ? atau justru anda malah tertarik ? hahaha baik, mari kita bahas kekurangan dan kelebihanya , lho kok ada ? segala sesuatu pasti ada baik-buruknya kan , yuk mari kita lihat.

Kelebihan dan kekurangannya

Oke , kali ini kita lihat segi positif nya , tentang bahasa alay ini banyak kasus nya ditemui pada pesan singkat /sms atau banyak juga pada jejaring sosial , mereka yang menggunakannya umumnya berpendapat keuntungan yang di rasakan adalah tulisan yang di singkat-singkat membuat mereka tidak perlu repot-repot untuk untuk mengetik berlama-lama ,  dengan di singkat-singkat tapi  dengan makna yang sama, mereka mengakui ini lebih efisien untuk membalas pesan singkat dari pada harus membalas dengan kata dalam kalimat lengkap .

Nah , sudah lihat dari segi kelebihannya kini kita lihat kekurangannya , tentunya dengan keluarnya bahasa alay agak merusak sedikit tatanan bahasa kita yang ditakutkan nantinya kita malah akan mengenal bahasa alay tersebut ketimbang bahasa resmi negri kita sendiri .

Faktor membudaya-nya bahasa alay

Seperti pada umumnya , faktor menyebarnya budaya berbahasa alay ini , teknologi , jejaring sosial dan budaya tren remaja  berperan penting , seiring banyaknya kalimat yang digunakan untuk membalas sebuah pesan atau menjawab sebuah chat , tentunya akan semakin banyak pula kalimat yang harus kita ketik , nah dengan bahasa alay ini mereka para”alay`ers” begitu teman saya menyabut para pengguna bahasa tersebut tidak perlu berepot-repot mengetik sms atau  membalas pesan chatingnya.

Contoh prosa dan puisi

          Jangan takut ibu

Matahari musti terbit.
Matahari musti terbenam.
Melewati hari-hari yang fana
ada kanker payudara, ada encok,
dan ada uban.
Ada gubernur sarapan bangkai buruh pabrik,
Bupati mengunyah aspal,
Anak-anak sekolah dijadikan bonsai.
Jangan takut, Ibu!
Kita harus bertahan.
Karena ketakutan
meningkatkan penindasan.

Manusia musti lahir.
Manusia musti mati.
Di antara kelahiran dan kematian
bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki,
serdadu-serdadu Jepang memanggal kepala patriot-patriot Asia,
Ku Klux Klan membakar gereja orang Negro,
Terotis Amerika meledakkan bom di Oklahoma
Memanggang orangtua, ibu-ibu dan bayi-bayi,
di Miami turis Eropa dirampok dan dibunuh,
serdadu Inggris membantai para pemuda di Irlandia,
orang Irlandia meledakkan bom di London yang tidak aman.

Jangan takut, Ibu!
Jangan mau gigertak.
Jangan mau diancam.
Karena ketakutan
meningkatkan penjajahan.

Sungai waktu
menghanyutkan keluh-kesah mimpi yang meranggas.
Keringat bumi yang menyangga peradaban insane
Menjadi uranium dan mercury.
Tetapi jangan takut, ibu!
Bulan bagai alis mata terbit di ulu hati.
Rasi Bima Sakti berzikir di dahi.
Aku cium tanganmu, Ibu!
Rahim dan susumu adalah persemaian harapan.
Kekuatan ajaib insan
Dari zaman ke zaman.

Hamburg, 30 September 2003

Puisi Oleh: W.S. Rendra

Sekilas Nilai yang terkandung disini  :

Kehidupan  manusia dan segala hiruk pikuk yang dikerjakannya ,

DOA

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal berkedip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpulang

13 November 1943

Puisi Oleh: Chairil Anwar

Sekilas Nilai yang terkandung disini  :

Kepasrahan seorang hamba terhadap sang penciptanya ,  serta keberserah diriannya terhadap kehendak dan dan takdir yang telah di tetapkan oleh sang pencipta kepada dirinya

Kerawang Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan berdegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu

Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa

Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami

Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti

Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang-kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi

Puisi Oleh: Chairil Anwar

Sekilas nilai yang terkandung disini ;

Semangat heroik rakyat indonesia dalam  membela panji-panji kemerdekaan,bangsa indonesia yang senantiasa dirongrong oleh penjajah

Iklan

Posted on Oktober 17, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Sebersit Angan

R. Widura Abiseka.

Helmy Munandar

SEMOGA BERMANFAAT

My Activities

A topnotch WordPress.com site

As_syuhada

إذا صدق العزم وضح السبيل ^_^

%d blogger menyukai ini: