tugas IBD part 3

MACAM MACAM KEADILAN

 

  1. Keadilan legal atau keadilan moral

 

Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (the man behind the gun).

 

Contoh :

Jika dikatakan dengan sebuah contoh kecil ,sebuah golongan dari elemen masyarakat yang menciptakan “rule`s of the game” dalam lingkungan nya dan disetujui secara bersama , dan andaikata salah satu dari mereka bersalah , maka hukum tersebut digunakan , tentunya  sesuai dengan  kesalahannya dijatuhkan , andaikata tidak di terapkan dan bahkan terbebas dari aturan tersebut , maka ketidak adlilan muncul disini.

 

  1. Keadilan distributive

 

Aristoteles berpendapat, bahwa keadilan akan terlaksana bila hal-hal yang sama diperlukan secara sama dan yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally).

 

Contoh :

Sebuah tindak penganiayaan , tindakan ini tentunya sangat dilarang oleh hukum bukan hanya hukum saja dari sisi kemanusiaan pun sangat tak layak dilakukan, baik dari segala macam bentuknya maupun caranya ,sebagai contoh seseorang melakukun tindak penganiayaan dan ketika pelaku dijatuhi hukuman, maka hukuman yang dijatuhkan sama dengan kelakuan yang ia laukan dengan cara yang sama dengan tindak aniaya yang di lakukanya, dalam initi kejahatan yang ia perbuat , dibalas dengan hal yang sama.

 

  1. Keadilan komulatif

 

Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang menjadikan ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak bahkan menghancurkan pertalian masyarakat.

 

Contoh :

Usaha warga dalam sebuah lingkungan untuk memelihara ketertiban dalam lingkungannya dari hal hal yang tidak diinginkan, dengan membuat kesepakatan untuk kemaslahatan bersama.

 

 

 

 

BEBERAPA CONTOH KETIDAK ADILAN DALAM HAL BERUMAH TANGGA

 

Contoh pertama

 

  1. Dalam hal berumah tangga , bertetangga dengan orang lain yakni dengan sesama penduduk di tempat tersebut adalah hal yang lumrah dan biasa di temui, apa lagi di kawasan permukiman padat penduduk, saya ambil contoh dari kehidupan rumah tangga dari segi aspek sisi bertetangga,  kasus ini membahas tentang “peninggi`an jalan utama di lingkungan rawan banjir”, seorang tetangga yang kondisi ekonomi nya sangat berada meninggikan jalan di depan rumah nya sekaligus meninggikan rumah nya agar air saat banjir nanti tak masuk ke dalam rumahnya, nah sebagian warga kurang setuju dengan tindakan yang diambilnya tersebut karena akan merugikan rumah-rumah yang ada di sepanjang jalan tersebut yang posisinya setelah peninggian jalanya lebih rendah ketimbang jalan yang ditinggikan  oleh orang tersebut, dikarenakan ternyata ia hanya meninggikan meniggikan jalan dan  rumahnya saja, alhasil bagitu musim penghujan datang, air yang awalmulanya beralir dari atas rumahnya mengalir ke rumah warga disekitarnya.

 

Contoh kedua

 

  1. Salah satu komponen penunjang rumah tangga, baik ibu atau ayah yang memang sengaja pilah-pilih dalam menaruh perhatian kepada anaknya, sebagai contoh dalam istilahnya peng”anaktirian” secara tidak langsung di dalam kehidupan berumah tangga, tetnunya ini akan menekan mental si anak yang pada akhirnya akan merusak mental dan pola pikir si anak, walaupun pada dasarnya ada istilah, tidak ada orang tua yang memakan anaknya sendiri, ini hanya sebagai contoh saja.

 

 

MACAM – MACAM TANGGUNG JAWAB DAN CONTOH PRAKTIKNYA DALAM KEHIDUPAN BERMAHASISWA

 

 

  1. 1.    Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara

 

Contoh : sebagaimana dikutip bab bela negara dan cinta tanah air pada mata kuliah kewarganegaraan , tanggung jawab mahasiswa pada negara adalah senantiasa mengharumkan nama bangsa dan mewarnai kehidupan bernegara dengan keilmuan yang senantiasa membangun negara, menjadi professional yang cinta tanah air , dan menjadi sumberdaya manusia yang andal di bidang nya.

 

  1. 2.    Tanggung jawab terhadap Tuhan yang maha esa

 

Sebagai calon intelektual muda yang selalu dekat dengan tuhanya , apa salahnya menerapkan beberapa point syariat dalam kehidupan sendiri agar nantinya menghindarkan diri perbuatan yang tuhan larang kepada kita.

 

 

  1. 3.    Tanggung jawab terhadap keluarga

 

Dalam hal ini tentunya bila mana seorang tersebut adalah dalam konteks seorang mahasiswa , hendaknya ia mengangkat harkat dan martabat keluarga dengan senantiasa berkarya dengan disiplin ilmu yang ia timba di perguruan tinggi, tentunya ini bukan hanya berguna bagi diri seorang pemuda/i dan keluarganya saja, tanpa sadar ia pun ikut membangun negara.

 

  1. 4.    Tanggung jawab terhadap masyarakat

Tanggung jawabnya dalam masyarakat adalah sebagai mana tanggung jawab para pelajar pada umumnya adalah dengan mengabdikan diri dengan masyarakat dan mengamalkan ilmu yang ia dapat agar senantiasa berguna dengan penuh dedikasi, rasa tanggung jawab  dan semangat juang yang tinggi, didasari dengan rasa ingin berkarya dan rasa cinta tanah air.

 

UNSUR – UNSUR DALAM PANDANGAN HIDUP

 

 

Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yakni, pandangan hidup melalui agama (mutlak kebenaranya), pandangan hidup yang merupakan ediologi (sesuai budaya dan norma negara), dan yang terakhir adalah pandangan hidup hasil renungan (kebenaranya relatif)

 

Dan unsur dari pandangan hidup itu sendiri yaitu :

 

1.Cita – cita

2. Kebajikan

3. Usaha dan perjuangan

4. Keyakinan atau Kepercayaan

 

  1. Cita – cita.

Adalah keinginan, harapan, tujuan, yang selalu ada dalam pikiran, apa yang diinginkan yang mungkin dicapai dengan usaha atau perjuangan, dan bila cita-cita tersebut belum tercapai maka disebut sebuah angan-angan.

  1.  Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan adalah suatu perbuatan yang mendatangkan kesenangan bagi diri sendiri maupun orang lain, dilakukan atas dasar dorongan dari hati nurani manusia itu sendiri, suara hati sangat berperan disini, suara hati ialah semacam bisikan yang datangnya dari dalam hati yang menimbang baik buruknya suatu perbuatan, dan kebajikan adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati  kita.

  1. Usaha dan perjuangan

Sebuah bentuk kerja keras untuk mewujudkan cita-cita, pada dasar nya kerja keras meningkatkan harkat dan martabat manusia, dan batas kerja keras itu sendiri adalah kemampuan.

 Gambar

Iklan

Posted on November 21, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Sebersit Angan

R. Widura Abiseka.

Helmy Munandar

SEMOGA BERMANFAAT

My Activities

A topnotch WordPress.com site

As_syuhada

إذا صدق العزم وضح السبيل ^_^

%d blogger menyukai ini: